Selasa, 08 November 2011

our last time

Untuk para sahabatku tercinta,

Kawan, tanpa terasa waktu kita semakin berkurang.
Semakin membuat detak jam semakin membeban.
Kawan, kala kau ingat kembali diriku,
yang muda dan malu.
Ah kawan, kenapa selalu ada ada akhir untuk cerita indah seperti ini.
Untuk cerita pengisi kekosongan hati nan sepi.
Tapi, aku percaya Tuhan punya jalan lain.
Tuhan mengirimkan kamu dan mengambil kembali.
Agar aku bisa belajar, apa yang tak aku punya,
supaya diriku merasa lengkap, dan mengahargai bahwa seseorang berhak dicintai.

Tuhan, terima kasih kau telah menciptakann teman untuk hambamu.
Karena, dibanding apapun, teman adalah hadiah terindah yang pernah tercipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar