![]() |
| I'll Come |
Hari ini tepat satu hari setelah kujalani tes seleksi Beasiswa Unggulan STP Trisakti. Sungguh itu hal luar biasa, hal yang mebuatku tak bisa tertidur nyenyak menanti pengumuman berikutnya. Hanya satu yang kuinginkan, aku ingin diterima sebagai salah satu penerima Beasiswa Unggulan Kemendiknas maupun Yayasan Trisakti. Aku sangat ingin melanjutkan pendidikanku, mengejar cita-citaku untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.
Untuk mendapatkan sesuatu yang berharga, diperlukan perjuangan yang berharga pula. Semuanya itu tak lepas dari Usaha, Doa, dan Ridha-Nya. Usahaku kumulai dari saat yang aku tidak sadari ketika masuk di SMK, menurutku aku siswa yang biasa saja. Tapi sekarang aku menyadari aku lumayan berprestasi, aku menduduki peringkat 5 besar dari kelas 1 sampai kelas 3 sekarang. Aku juga pernah mengikuti beberapa perlombaan dari menulis hingga Spelling Bee. Namun tidak ada satupun yang kumenangi, tapi aku tahu aku punya modal keberanian dan sanggup menerima kekalahan. Tapi aku juga mempunyai beberapa sertifikat yang jarang dimiliki oleh orang lain. Seperti Microaccess Scholarship dari US Embassy dan C III Hospitality Certificate by Tafesa South Regency Australia. Serta aku berusaha dengan baik untuk hasil Ujian akhirku dan aku pun memiliki rata- rata yang baik yaitu 8. 70. Itu adalah modalku untuk mendapatkan Beasiswa Trisakti ini.
Doa. Kuakui aku adalah orang yang mudah mengucapakan maaf ataupun terima kasih kepada siapapun terutama Tuhan. Tapi aku jarang sekali untuk menunaikan kewajibanku seperti Sholat 5 waktu.Itu hal yang paling susah dariku. Tapi aku terus berusaha untuk lepas dari hal itu. Setiap kali aku Shalat aku selalu berdoa suapaya Tuhan terus menjagaku dan jangan buat aku jauh dari-Mu. Suatu hal lumrah bagi setiap manusia, ketika kita meminta bantuan Tuhan, pasti kita akan selalu dekat dengan-Nya. Begitu juga diriku saat ini, tak lepas setiap hari aku panjatkan doa agar Tuhan mengabulkan keinginanku, tapi selain karena alasan itu juga, aku memang ingin mencoba lagi untuk dekat dengan-Nya, begitu banyak waktu yang aku lupakan untuk-Nya sedangkan Tuhan tak pernah sekalipun lupa kepadaku. Seperti contohnya, Rezeki Oksigen yang masih bisa kuhirup setiap hari.
Ridha-Nya. Itu adalah hal yang terakhir yang aku serahkan kepadamu. Aku telah berusaha, dan akan terus selalu berdoa. Yang aku pinta Ridha-Mu ya Allah agar aku dapat diterima sebagai salah satu penerima beasiswa STP Trisakti. Aku tahu kau punya rencana untuk setiap mahluk-Mu. Bila STP Trisakti memang yang terbaik untukku maka buatlah aku untuk bergabung didalamnya. Namun jika kau punya rencana lain yang lebih indah, buatlah aku sanggup mengahadapinya dan bukakanlah pintu lain untuk terus berjuang dijalanmu, baik di dunia maupun akhirat. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku meminta, dan hanya kepada-Mu lah aku mohon pertolongan, karena aku percaya Engkaulah yang Maha Kaya dan Engkau Dzat yang tak akan pernah mengingkari janji.
AKU INGIN AKU DITERIMA SEBAGAI SALAH SATU PENERIMA BEASISWA UNGGULAN KEMENDIKNAS MAUPUN YAYASAN TRISAKTI. AKU BERJANJI UNTUK BELAJAR LEBIH BAIK, DAN MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK PULA UNTUK DIRIKU, KELUARGAKU, STP TRISAKTI, DAN ORANG DISEKITARKU. AKU AKAN BERUSAHA YANG TERBAIK UNTUK MENGUBAH HIDUPKU MENUJU TARAF YANG LEBIH BAIK DI DUNIA MAUPUN AKHIRAT.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar