Selasa, 26 Juni 2012

The Best Present from God for His Humankind



Tak terasa waktu yang dinantikan akan segera hadir. Waktu dimana kita memulai dari awal menggapai mimpi yang dari dulu kita harapkan. Waktu itu adalah waktu dimana kita melihat nama kita terpampang dipapan pengumuman dengan satu kata disampingnya yaitu “Lulus” tentunya dengan hasil yang sangat memuaskan.
Begitu banyak makna yang terkandung dalam kata “Lulus” seperti perjuangan, persaingan dan persahabatan. Perjuangan untuk menempuh pendidikan selama 3 tahun, persaingan untuk menjadi yang terbaik diantara yang lain, serta persahabatan yang tak luput dari keseharian kita.

3 tahun bukan merupakan waktu yang singkat namun juga bukan yang terlalu lama. Kita yang membuat 3 tahun penuh makna. Rasanya, tinggal menghitung waktu untuk mengakhiri semua. Namun ada perasaan yang tak ingin mengakhirinya yaitu tak ingin berpisah dengan kalian, kawan.

APH 1
; itulah nama kelas yang menjadi rumah keduaku selama ini. Terdiri dari orang dari berbagai macam kepribadian. Kami sudah beberapa kali bongkar pasang anggota hingga akhirnya resmi menjadi 31 orang termasuk aku. Dari orang-orang tersebut, aku menemukan seseorang yang satu spesies seperti aku yaitu Chika Riyani. Aku bersahabat dengannya sejak awal masuk sekolah ini, begitu banyak persamaan yang ada diantara kami yang membuat kami semakin dekat. Sampai seringnya kita berdua, banyak yang menganggap kita mirip.

Namun faktanya kita adalah 2 orang berbeda jauh.  Dialah yang menjadi orang pertama saat aku merasakan suka atau duka, dan saat aku mencari pasangan. Seolah kegiatanku disekolah tak lengkap tanpa dia. She’s the best friends of mine.

Lalu aku juga mempunyai sahabat baik lainnya yaitu Mega Dwi Astuti. Si Gadis Mungil. Aku mulai dekatnya sejak kelas 2, dia pun sama baiknya seperti Chika. Yang kuhafal tentangnya ialah “Gila belanja” hampir setiaap minggu ia jalan ke shopping mall. Dibanding Chika, aku lebih sering tidak akur dengan Mega. Padahal aku yakin kita berdua saling menyayangi.  Dia orang yang sangat enak untuk diajak kerja sama. Melihatnya dulu, sekarang ia terlihat lebih baik. Dia sekarang bisa mengontrol emosinya untuk tidak terlalu sedih. Go ega, you’re 18th now. Don’t let others to make a tears in your beautiful eyes. I’m with you.

Selanjutnya ialah Kurnia Dwi Oktaviani. Your Spirit is my role model. Aku suka sekali dengannya apalagi tanggung jawabnya terhadap pelajaran. Aku tahu mengapa kamu seperti ini, karena jawabanmu pasti sama denganku. Tapi yang membuat kita berbeda ialah usaha kita. Nia, keep up your good work. Trust me, you’ll get your dreams.


Itulah 3 orang yang terdekat denganku selama ini. Namun bukan berarti aku tak dekat dengan yang lainnya. Semua anggota kelas ini mempunyai makna tersendiri bagiku. Seperti Namira, kita adalah sabahat baik, dia teman sekelasku, teman lesku, serta teman on the job trainingku. Seperti hal yang dirancang dengan kebetulan.  Dia orang yang sangat hyperaktif  dan humoris. I love when I was beside you. 

Selain itu Anya, yang khas dengan rambut berantakannya. Untuk belajar Bahasa Inggris dia jagonya.  Sering aku mencoba untuk melampauinya namun hasilnya kurang sedikit lagi. Tapi aku janji  nya, aku akan kalahin kamu (dalam Bahasa Inggris kok).  Hal yang suka lakukan dengannya ialah Curhat,  she’s a good listener.

Wanita yang baru aku kenal baik lainnya ialah Syifa. Wanita Kontoversial. Dia seseorang yang akan membuatmu tertawa saat disampingnya. Dengan segala tingkah anehnya, membuat anak-anak sayang kepadanya. Memang baru tadi aku mengenalnya, tapi ia sudah sangat berarti bagiku. Madness is you.

Putri, Ijah, Kiki, Imah,Herni, Firda, Tika, Sinta, Angel, Maureen; I LOVE YOU SO DAMN TOO. Teman yang yang aku ceritakan diatas ialah kalangan perempuan. Untuk kalangan laki-laki aku tidak terlalu dekat dengannya. But I love boys. Dan mohon maaf aku tak menyebutkan semuanya disini. Blog ini tidak terlalu luas untuk menuliskan betapa besarnya kalian bagi hidup aku.



Masih ada sisa waktu selama 3 bulan untuk menjadikan hari terakhir ini penuh makna. Penuh Perjuangan pastinya. Ujian menunggumu didepan mata, universitas impian and perusahaan favoritnmu juga. Persahabatan itu layaknya 2 jiwa dalam 1 badan. Kita adalah elemen yang saling melengkapi.

3 APH1, keep up your spirit until achieve your goal.
Effort and pray are the best key, may Allah bless our wishes.
Ameen.
Letter To God Part 2
 
Bang Dedi,  do you know that my life become harder  than before? Bang, aku kangen banget sama abang. Sampai aku kadang-kadang ga percaya kalau kita benar- benar udah terpisah jauh. Bang, dinding apa sih yang Tuhan ciptain buat kita. Dinding itu ga bisa aku tembus buat ketemu abang.
Bang, aku gak akan ngerti sampai waktu aku tiba. Bang, kamu lihat aku sekarang kan?  Bang, aku kangen sama abang, mau ketemu, mau peluk abang, mau genggam tangan abang dan aku ga akan pernah mau lepasin.
Bang, aku harus kaya gimana? Kalau aku kangen sama abang? Aku ga tahu.
Bang, aku kangen tawa abang, tapi dimana lagi aku bisa temuin itu?
Bang, abang dimana? Kasih tau aku?  Aku mau cari abang.
Bang, tolong hapus air mata aku, aku butuh tangan kamu, aku butuh senyum kamu yang bisa tenangin hatiku.
Bang, aku gak boleh sedih ya? Tapi aku ga bisa, ga bisa terima kenyataan ini semua.
Bang, kalau dinding itu gak ada, demi Tuhan aku mau cari abang, mau datang ke tempat abang, tanpa harus abang tunggu.
Bang, aku tau, aku ga akan bisa dapet apa- apa. 
Bang, maka dari itu aku menegerti sekarang.
Bang, aku bukan satu-satunya orang yang sangat mencintai abang, begitu banyak bahkan.
Bang, lihat aku tersenyum lagi kan sekarang. Itu buat kamu.
Bang, aku janji aku gak kenapa-kenapa walaupun kamu tahu bahwa aku kenapa-kenapa.
Bang, cuma satu bang orang yang kaya kamu.
Kamu tetap yang spesial dihati aku.
Bang, cinta itu terasa lebih berharga ketika kita tidak dapat membelinya dengan apapun.
Bang, dan cinta itu salah satunya kamu.
Perjuangan Hidupku
 
Genap kumasuki usiaku tahun ini. Hampir, 18 tahun aku menghirup udara yang semakin lama semakin sesak kurasa. Kumulai sesak itu ketika kumasuki akhir kelas 2-ku, petaka untuk keluargaku dimulai. Perceraian. Dari Sukabumi, kelas 3-ku kulanjutkan di  Jakarta dan menetap dengan Om dan Tanteku, sedangkan kakak dengan ayahku.

Jakarta bukan merupakan hal yang baru untukku. Aku tinggal didaerah Tanah Abang—daerah rapat penduduk dan keras pergaulannya. Tak kusangka, kakakku pun tergilas oleh kerasnya lingkungan. Akhirnya, kami memutuskan untuk pindah ke daerah Jakarta Selatan.

SMPN 68 Jakarta merupakan awal baru untukku. Disekolah ini aku menemukan teman- teman dengan kualitas dan pemikiran yang lebih baik. Namun, butuh adaptasi besar untuk bertahan. Diawal aku merasa asing sehingga tak betah disekolah, dan akhirnya aku sering membolos yang mengancam kenaikan kelas 2-ku. Ternyata, Tuhan selamatkan dan sadarkan aku, sejak itu aku berjanji akan berubah demi kehidupan yang lebih baik.

Pendidikanku pun berlanjut di SMK favoritku; SMKN 57. Namun, masalah pun datang ketika Omku bercerita akan berhenti mengurusiku karena kesulitan biaya dan perceraian yang sangat memukulnya. Oh Tuhan, sungguh aku tak punya tempat bersandar selain dia. Setelah berbicara dari hati ke hati, akhirnya ia bersedia mengurusiku lagi.

Masa ini adalah masa sulit bagiku, hidup berdua dengan Omku. Aku rindu keluarga yang utuh. Tetapi aku harus terus berjalan, dari setiap kesulitan disitu kita akan belajar. Sekarang nafasku terasa lebih baik karena hasilnya aku terdaftar sebagai Penerima English Access Microscholarship yang menjadi gerbang awal beasiswaku untuk beasiswa selanjutnya, tanteku pun rujuk kembali serta semua pengalaman yang kulalui membuatku semakin dewasa.
Janjiku Untuk Indonesia
Seberapa lama Indonesia akan bertahan mengahadapi situasi korupsi yang semakin merajalela ini. Ataukan negeri ini akan hancur  secara diam-diam ataukah negeri ini mampu bertahan karena kesadaran kuat dari masyarakatnya?

Korupsi ini bukan perkara mudah untuk dipecahkan, butuh berbagai upaya dari dalam dari dalam diri sendiri sampai pemerintahan. Korupsi ialah perilaku dengan sengaja menyalahgunakan jabatan atau kemampuan secara rahasia yang bersifat menguntungkan pribadi dan merugikan orang lain. Korupsi tidak hanya terjadi pada kalangan pemerintah namun juga swasta, kelompok kecil, bahkan diri kita sendiri. Contoh perilaku korupsi sudah banyak terjadi disiarkan, namun cara pemberantasan korupsi yang jarang  disosialisasikan. Ada 3 cara yang paling akurat dalam pemberantasan korupsi ialah pencegahan, penindakan, dan perbaikan.

Pencegahan korupsi harusnya ditanamkan sejak dini dan dapat dimulai dari diri sendiri seperti mendekatkan diri pada Tuhan dan menanamkan sikap jujur. Lalu mengaktifkan diri dalam kegiatan berorganisasi —OSIS, Paskibra, maupun Karang Taruna. Banyak manfaat yang saya rasakan dari berorganisasi seperti rasa tanggung jawab, kerja sama, melatih jiwa kepemimpinan dan membangun karakter seseorang. Serta yang paling penting ialah memiliki budaya malu dalam hal positif seperti, malu jika melakukan kesalahan dan malu jika tidak melaksanakan tugas dengan baik. Dengan begitu kita akan berfikir seribu kali untuk melakukan korupsi, karena mengingat dosa yang yang akan ditanggung dan merasakan sakitnya dikecewakan.

Penindakkan korupsi harusnya ditangani dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penindakkan hukum harusnya dilakukan secara baik dan independen. Penegakan hukum yang lemah membuat orang tidak takut melakukan korupsi. Seperti di Republik Rakyat Cina, pelaku korupsi dijatuhi hukuman mati. Walaupun terkesan sadis, namun cara ini sangat efektif mengingat negara ini negara terpadat penduduknya jadi jika mati satu akan tumbuh seribu. Namun, jika disesuaikan dengan hukum Indonesia hukuman ini diganti dengan menghukum penjara seberat-beratnya dan menyita harta kekayaan korban yang terduga hasil korupsi dan tanpa pemberian remisi. Dengan begitu sang pelaku akan merasa sangat menyesalinya. Serta yang tak boleh luput ialah pengawasan atas pemberian hukum tersebut, apakah sudah benar atau masih menyimpang seperti penyuapaan jaksa, ataupun penyuapan petugas penjara seperti pada kasus Gayus Tambunan dan Artalita Suryani.  Pengawasan dapat dilakukan oleh Badan Hukum maupun masyarakat, seperti kita jika menemukan praktik korupsi maka laporkan pada pihak terkait.

Perbaikan dalam segala bidang merupakan hal terakhir namun sangat penting. Seperti meperbaiki sistem layanan masyarakat seperti saat pembuatan KTP atau SIM, menindak tegas aparat- aparat yang merugikan masyarakat, memilih tenaga kerja yang kompeten, melakukakan cek secara berkala dalam suatu lembaga serta perbaikan dalam pola fikir masyarakat untuk mengungkap korupsi bukan melindunginya. 
Jika kita sudah tahu cara pencegahan dan penanganan korupsi, sebagai generasi muda Indonesia yang tetap ingin melihat kejayaan Indonesia dimasa mendatang harus berani untuk menerapkan sikap- sikap tersebut dan berjanji memulai perubahan besar yang dimulai dari sendiri. Karena masa depan Indonesia ada ditangan kita dan dimulai dari kita terciptalah Generasi Anti Korupsi.



                             Usaha, Doa dan Ridha-Nya

I'll Come


Hari ini tepat satu hari setelah kujalani tes seleksi Beasiswa Unggulan STP Trisakti. Sungguh itu hal luar biasa, hal yang mebuatku tak bisa tertidur nyenyak menanti pengumuman berikutnya. Hanya satu yang kuinginkan, aku ingin diterima sebagai salah satu penerima Beasiswa Unggulan Kemendiknas maupun Yayasan Trisakti. Aku sangat ingin melanjutkan pendidikanku, mengejar cita-citaku untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Untuk mendapatkan sesuatu yang berharga, diperlukan perjuangan yang berharga pula. Semuanya itu tak lepas dari Usaha, Doa, dan Ridha-Nya. Usahaku kumulai dari saat yang aku tidak sadari ketika masuk di SMK, menurutku aku siswa yang biasa saja. Tapi sekarang aku menyadari aku lumayan berprestasi, aku menduduki peringkat 5 besar dari kelas 1 sampai kelas 3 sekarang. Aku juga pernah mengikuti beberapa perlombaan dari menulis hingga Spelling Bee. Namun tidak ada satupun yang kumenangi, tapi aku tahu aku punya modal keberanian dan sanggup menerima kekalahan. Tapi aku juga mempunyai beberapa sertifikat yang jarang dimiliki oleh orang lain. Seperti Microaccess Scholarship dari US Embassy dan C III Hospitality Certificate by Tafesa South Regency Australia. Serta aku berusaha dengan baik untuk hasil Ujian akhirku dan aku pun memiliki rata- rata yang baik yaitu 8. 70. Itu adalah modalku untuk mendapatkan Beasiswa Trisakti ini.
Doa. Kuakui aku adalah orang yang mudah mengucapakan maaf ataupun terima kasih kepada siapapun terutama Tuhan. Tapi aku jarang sekali untuk menunaikan kewajibanku seperti Sholat 5 waktu.Itu hal yang paling susah dariku. Tapi aku terus berusaha untuk lepas dari hal itu. Setiap kali aku Shalat aku selalu berdoa suapaya Tuhan terus menjagaku dan jangan buat aku jauh dari-Mu. Suatu hal lumrah bagi setiap manusia, ketika kita meminta bantuan Tuhan, pasti kita akan selalu dekat dengan-Nya. Begitu juga diriku saat ini, tak lepas setiap hari aku panjatkan doa agar Tuhan mengabulkan keinginanku, tapi selain karena alasan itu juga, aku memang ingin mencoba lagi untuk dekat dengan-Nya, begitu banyak waktu yang aku lupakan untuk-Nya sedangkan Tuhan tak pernah sekalipun lupa kepadaku. Seperti contohnya, Rezeki Oksigen yang masih bisa kuhirup setiap hari.

Ridha-Nya. Itu adalah hal yang terakhir yang aku serahkan kepadamu. Aku telah berusaha, dan akan terus selalu berdoa. Yang aku pinta Ridha-Mu ya Allah agar aku dapat diterima sebagai salah satu penerima beasiswa STP Trisakti. Aku tahu kau punya rencana untuk setiap mahluk-Mu. Bila STP Trisakti memang yang terbaik untukku maka buatlah aku untuk bergabung didalamnya. Namun jika kau punya rencana lain yang lebih indah, buatlah aku sanggup mengahadapinya dan bukakanlah pintu lain untuk terus berjuang dijalanmu, baik di dunia maupun akhirat. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku meminta, dan hanya kepada-Mu lah aku mohon pertolongan, karena aku percaya Engkaulah yang Maha Kaya dan Engkau Dzat yang tak akan pernah mengingkari janji.

AKU INGIN AKU DITERIMA SEBAGAI SALAH SATU PENERIMA BEASISWA UNGGULAN KEMENDIKNAS MAUPUN YAYASAN TRISAKTI. AKU BERJANJI UNTUK BELAJAR LEBIH BAIK, DAN MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK PULA UNTUK DIRIKU, KELUARGAKU, STP TRISAKTI,  DAN ORANG DISEKITARKU. AKU AKAN BERUSAHA YANG TERBAIK UNTUK MENGUBAH HIDUPKU MENUJU TARAF YANG LEBIH BAIK DI DUNIA MAUPUN AKHIRAT.