Selasa, 26 Juni 2012

Perjuangan Hidupku
 
Genap kumasuki usiaku tahun ini. Hampir, 18 tahun aku menghirup udara yang semakin lama semakin sesak kurasa. Kumulai sesak itu ketika kumasuki akhir kelas 2-ku, petaka untuk keluargaku dimulai. Perceraian. Dari Sukabumi, kelas 3-ku kulanjutkan di  Jakarta dan menetap dengan Om dan Tanteku, sedangkan kakak dengan ayahku.

Jakarta bukan merupakan hal yang baru untukku. Aku tinggal didaerah Tanah Abang—daerah rapat penduduk dan keras pergaulannya. Tak kusangka, kakakku pun tergilas oleh kerasnya lingkungan. Akhirnya, kami memutuskan untuk pindah ke daerah Jakarta Selatan.

SMPN 68 Jakarta merupakan awal baru untukku. Disekolah ini aku menemukan teman- teman dengan kualitas dan pemikiran yang lebih baik. Namun, butuh adaptasi besar untuk bertahan. Diawal aku merasa asing sehingga tak betah disekolah, dan akhirnya aku sering membolos yang mengancam kenaikan kelas 2-ku. Ternyata, Tuhan selamatkan dan sadarkan aku, sejak itu aku berjanji akan berubah demi kehidupan yang lebih baik.

Pendidikanku pun berlanjut di SMK favoritku; SMKN 57. Namun, masalah pun datang ketika Omku bercerita akan berhenti mengurusiku karena kesulitan biaya dan perceraian yang sangat memukulnya. Oh Tuhan, sungguh aku tak punya tempat bersandar selain dia. Setelah berbicara dari hati ke hati, akhirnya ia bersedia mengurusiku lagi.

Masa ini adalah masa sulit bagiku, hidup berdua dengan Omku. Aku rindu keluarga yang utuh. Tetapi aku harus terus berjalan, dari setiap kesulitan disitu kita akan belajar. Sekarang nafasku terasa lebih baik karena hasilnya aku terdaftar sebagai Penerima English Access Microscholarship yang menjadi gerbang awal beasiswaku untuk beasiswa selanjutnya, tanteku pun rujuk kembali serta semua pengalaman yang kulalui membuatku semakin dewasa.
Janjiku Untuk Indonesia
Seberapa lama Indonesia akan bertahan mengahadapi situasi korupsi yang semakin merajalela ini. Ataukan negeri ini akan hancur  secara diam-diam ataukah negeri ini mampu bertahan karena kesadaran kuat dari masyarakatnya?

Korupsi ini bukan perkara mudah untuk dipecahkan, butuh berbagai upaya dari dalam dari dalam diri sendiri sampai pemerintahan. Korupsi ialah perilaku dengan sengaja menyalahgunakan jabatan atau kemampuan secara rahasia yang bersifat menguntungkan pribadi dan merugikan orang lain. Korupsi tidak hanya terjadi pada kalangan pemerintah namun juga swasta, kelompok kecil, bahkan diri kita sendiri. Contoh perilaku korupsi sudah banyak terjadi disiarkan, namun cara pemberantasan korupsi yang jarang  disosialisasikan. Ada 3 cara yang paling akurat dalam pemberantasan korupsi ialah pencegahan, penindakan, dan perbaikan.

Pencegahan korupsi harusnya ditanamkan sejak dini dan dapat dimulai dari diri sendiri seperti mendekatkan diri pada Tuhan dan menanamkan sikap jujur. Lalu mengaktifkan diri dalam kegiatan berorganisasi —OSIS, Paskibra, maupun Karang Taruna. Banyak manfaat yang saya rasakan dari berorganisasi seperti rasa tanggung jawab, kerja sama, melatih jiwa kepemimpinan dan membangun karakter seseorang. Serta yang paling penting ialah memiliki budaya malu dalam hal positif seperti, malu jika melakukan kesalahan dan malu jika tidak melaksanakan tugas dengan baik. Dengan begitu kita akan berfikir seribu kali untuk melakukan korupsi, karena mengingat dosa yang yang akan ditanggung dan merasakan sakitnya dikecewakan.

Penindakkan korupsi harusnya ditangani dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penindakkan hukum harusnya dilakukan secara baik dan independen. Penegakan hukum yang lemah membuat orang tidak takut melakukan korupsi. Seperti di Republik Rakyat Cina, pelaku korupsi dijatuhi hukuman mati. Walaupun terkesan sadis, namun cara ini sangat efektif mengingat negara ini negara terpadat penduduknya jadi jika mati satu akan tumbuh seribu. Namun, jika disesuaikan dengan hukum Indonesia hukuman ini diganti dengan menghukum penjara seberat-beratnya dan menyita harta kekayaan korban yang terduga hasil korupsi dan tanpa pemberian remisi. Dengan begitu sang pelaku akan merasa sangat menyesalinya. Serta yang tak boleh luput ialah pengawasan atas pemberian hukum tersebut, apakah sudah benar atau masih menyimpang seperti penyuapaan jaksa, ataupun penyuapan petugas penjara seperti pada kasus Gayus Tambunan dan Artalita Suryani.  Pengawasan dapat dilakukan oleh Badan Hukum maupun masyarakat, seperti kita jika menemukan praktik korupsi maka laporkan pada pihak terkait.

Perbaikan dalam segala bidang merupakan hal terakhir namun sangat penting. Seperti meperbaiki sistem layanan masyarakat seperti saat pembuatan KTP atau SIM, menindak tegas aparat- aparat yang merugikan masyarakat, memilih tenaga kerja yang kompeten, melakukakan cek secara berkala dalam suatu lembaga serta perbaikan dalam pola fikir masyarakat untuk mengungkap korupsi bukan melindunginya. 
Jika kita sudah tahu cara pencegahan dan penanganan korupsi, sebagai generasi muda Indonesia yang tetap ingin melihat kejayaan Indonesia dimasa mendatang harus berani untuk menerapkan sikap- sikap tersebut dan berjanji memulai perubahan besar yang dimulai dari sendiri. Karena masa depan Indonesia ada ditangan kita dan dimulai dari kita terciptalah Generasi Anti Korupsi.



                             Usaha, Doa dan Ridha-Nya

I'll Come


Hari ini tepat satu hari setelah kujalani tes seleksi Beasiswa Unggulan STP Trisakti. Sungguh itu hal luar biasa, hal yang mebuatku tak bisa tertidur nyenyak menanti pengumuman berikutnya. Hanya satu yang kuinginkan, aku ingin diterima sebagai salah satu penerima Beasiswa Unggulan Kemendiknas maupun Yayasan Trisakti. Aku sangat ingin melanjutkan pendidikanku, mengejar cita-citaku untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Untuk mendapatkan sesuatu yang berharga, diperlukan perjuangan yang berharga pula. Semuanya itu tak lepas dari Usaha, Doa, dan Ridha-Nya. Usahaku kumulai dari saat yang aku tidak sadari ketika masuk di SMK, menurutku aku siswa yang biasa saja. Tapi sekarang aku menyadari aku lumayan berprestasi, aku menduduki peringkat 5 besar dari kelas 1 sampai kelas 3 sekarang. Aku juga pernah mengikuti beberapa perlombaan dari menulis hingga Spelling Bee. Namun tidak ada satupun yang kumenangi, tapi aku tahu aku punya modal keberanian dan sanggup menerima kekalahan. Tapi aku juga mempunyai beberapa sertifikat yang jarang dimiliki oleh orang lain. Seperti Microaccess Scholarship dari US Embassy dan C III Hospitality Certificate by Tafesa South Regency Australia. Serta aku berusaha dengan baik untuk hasil Ujian akhirku dan aku pun memiliki rata- rata yang baik yaitu 8. 70. Itu adalah modalku untuk mendapatkan Beasiswa Trisakti ini.
Doa. Kuakui aku adalah orang yang mudah mengucapakan maaf ataupun terima kasih kepada siapapun terutama Tuhan. Tapi aku jarang sekali untuk menunaikan kewajibanku seperti Sholat 5 waktu.Itu hal yang paling susah dariku. Tapi aku terus berusaha untuk lepas dari hal itu. Setiap kali aku Shalat aku selalu berdoa suapaya Tuhan terus menjagaku dan jangan buat aku jauh dari-Mu. Suatu hal lumrah bagi setiap manusia, ketika kita meminta bantuan Tuhan, pasti kita akan selalu dekat dengan-Nya. Begitu juga diriku saat ini, tak lepas setiap hari aku panjatkan doa agar Tuhan mengabulkan keinginanku, tapi selain karena alasan itu juga, aku memang ingin mencoba lagi untuk dekat dengan-Nya, begitu banyak waktu yang aku lupakan untuk-Nya sedangkan Tuhan tak pernah sekalipun lupa kepadaku. Seperti contohnya, Rezeki Oksigen yang masih bisa kuhirup setiap hari.

Ridha-Nya. Itu adalah hal yang terakhir yang aku serahkan kepadamu. Aku telah berusaha, dan akan terus selalu berdoa. Yang aku pinta Ridha-Mu ya Allah agar aku dapat diterima sebagai salah satu penerima beasiswa STP Trisakti. Aku tahu kau punya rencana untuk setiap mahluk-Mu. Bila STP Trisakti memang yang terbaik untukku maka buatlah aku untuk bergabung didalamnya. Namun jika kau punya rencana lain yang lebih indah, buatlah aku sanggup mengahadapinya dan bukakanlah pintu lain untuk terus berjuang dijalanmu, baik di dunia maupun akhirat. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku meminta, dan hanya kepada-Mu lah aku mohon pertolongan, karena aku percaya Engkaulah yang Maha Kaya dan Engkau Dzat yang tak akan pernah mengingkari janji.

AKU INGIN AKU DITERIMA SEBAGAI SALAH SATU PENERIMA BEASISWA UNGGULAN KEMENDIKNAS MAUPUN YAYASAN TRISAKTI. AKU BERJANJI UNTUK BELAJAR LEBIH BAIK, DAN MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK PULA UNTUK DIRIKU, KELUARGAKU, STP TRISAKTI,  DAN ORANG DISEKITARKU. AKU AKAN BERUSAHA YANG TERBAIK UNTUK MENGUBAH HIDUPKU MENUJU TARAF YANG LEBIH BAIK DI DUNIA MAUPUN AKHIRAT.


Selasa, 28 Februari 2012

Terima Kasih Blog-ku

       Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama(SMP) saya memang senang menulis. Menulis buatku adalah mengekspresikan apa yang kita fikirkan kedalam suatu kata yang mungkin lebih logis untuk dimengerti.
      Dimulai dari menulis buku harian, aku mengembangkan kesukaanku yang berharap suatu hari akan menjadi bakat.
      Dulu aku membuat sebuah cerita pendek yang berjudul " Estelle Pacarku" menurut temanku tulisan itu sangat menarik. Akhirnya buku itu ia bawa pulang dan tak kembali sampai sekarang. Aku pun tak mengapa, mungkin itu bisa menjadi sesuatu yang berharga untuknya.
     Aku juga sering menulis puisi, namun puisiku tidak mengikuti kaidah puisi pada umumnya, yaitu ber-rima.
Aku menyebutkan puisiku sebagai puisi bebas. Puisi yang suka aku buat pada umumnya berdasarkan peraasan yang aku rasakan seperti saat sedih, suka, dan pada saat galau yang aku rasakan. Denag tulisan tersebut terasa mewakili peraasnku.
       Biasanya aku menulis karanganku didalam buku dan berantakan. Ketika orang lain ingin membacanya, rasanya kurang enak untuk dilihat walaupun mereka katakan bahwa tulisanku indah.
Sampai pada akhirnya, ketika aku duduk dikelas 3 SMK. Pelajaran KKPI mengenalkanku pada Blog. Sebelumnya aku tahu tentang blog tetapi tidak tertarik mendalaminya. Setelah mengikuti instruksi, akhirnya aku bisa mengembakan blog-ku sendiri secara otodidak.
      Bagiku, blog adalah suatu wadah untuk menulis. Jumlah tulisan yang dapat dimuat dalam blog tidak terbatas. Blog memberikan sebuah kelebiha untuk menampilkan tulisan kita secara kreatif sesuai apa yang kita inginkan. Selain itu didalam blog kita bisa mengunggah foto, maupun video. Sebuah jejaring sosial yang sangat bermanfaat. Bagi orang yang senang bereksplorasi, blog juga tempat yang tepat untuk berbinis seperti online shopping, atau  website pada suatu perusahaan kecil. Satu hal yang sangat menarik juga dari blog yaitu gratis.
Dibandingkan dengan membuat website sendiri yang memakan biaya besar.
         Sejak aktif menggunakan blog, aku lebih rajin dalam menulis. Walupun samapi saat ini hanya ada 9 blog. Namun aku menuliskan semua tulisanku itu murni ideku. Masih ada karanganku yang masih terimpan dibuku yang belum aku sempat publikasikan.
        Teman, salah satu karyaku yang paling aku suka ialah " My Beloved Jakarta, A City Belonging to Everybody". Tulisan itu berisi tentang kecintaanku pada Jakarta dan merupakan karya untuk lomba menulis pada Rangka Ulang Tahun Jakarta 2 tahun lalu, namun sayang aku tidak menang. Tapi aku tidak menyerah, aku akan membuat membuat karya yang lebih baik dan berguna bagi orang lain.



I love write so much!

Selasa, 10 Januari 2012

My Beloved Jakarta A City Belonging to Everybody

            Jakarta is my city. It is a proverb for Jakartan kids. I was born in Jakarta and grew up here. I am so happy to happy to have been born in the capital city where everything is available. If you need something to eat,  just go out to a restaurant; if you want to go for sight seeing, you just take a  type of transportation suitable for your need. In short, you can get whatever you need and want here.
However, there are black sides of this city such as traffic congestion, air pollution, garbage, flood, crime and many more. In addition, it is not easy to live here, let alone for the migrant. Here we must compete one another to get a job, otherwise we will be the jobless who only clutters this city. Anyway, Jakarta is still promising place to live and work; in fact, there are still many people wanting to live here.
Jakarta can be a never ending chat; countless things can be topics to talk about. Jakarta has a great number of interesting things such as skyscrapers along its main streets, luxurious buildings, and shopping malls, historical places and even its inhabitants. To be honest, Jakmania is the most attractive for me; it has been my focus of attention for all my life here. But what is Jakmania?
It is a term for fanatic supporters of Jakarta Soccer Club or Persija. Orange is their pride of colour and identity. Iam also a Jakmanian and of course I take a high pride of belonging this gang. Being Jakmania seems to be giving a sense of my own city. Here in this city my parents earn a living for me, something to bring me up. This way, I show my deep gratitude and pay my all indebtedness to Jakarta.
 Why Jakmania? The reason is that it is a big supporter of a soccer club named Persija. Soccer is the most populous entertainment— everyone may enjoy it. The Jakmania is one of the forum for Jakartan to meet intensily— people of all ages, sexes, and other backgrounds. It is in this forum that we interact, develop sense of brotherhood and create sense of toghtherness.
 The most impressive to be Jakmanian is when we sing and yell; here we can express our emotion, release ourselves from boredom of busy city and feel the pride of being a true resident of this large city. Nontheless, people view us in a variety of ways. THAT’S ALL RIGHT. Regardless of how divergently people view us, The Jakmania, we are an integral part of Jakarta.
I love Jakarta so much and I translate it by doing the best for this beloved capital. Not only do I join the Jakmania, but I also do such small and trivial yet important things like throwing trash or garbage in its proper place, using the public transportation politely and, the most crucial thing, being a good student and I study hard at school to be a member of the future generation of Jakarta.


This was my written in celebrate Jakarta's Birthday.
Translated by Mr. Ponco A. Kardomo

SMKN 57 Jakarta; Akomodasi Perhotelan


Saya bersekolah di SMKN 57 Jakarta. SMKN 57 Jakarta adalah salah satu SMKN Pariwisata terbaik di Jakarta, itu menurut saya. Disekolah ini terdapat tiga kejuruan yaitu Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga, serta Usaha Jasa Pariwisata. SMK Itu pada dasarnya sama dengan SMA.  Jika SMK lebih mengacu pada praktek untuk melatih skill, namun SMA menjurus pada teori. Jadi wajar saja, jika SMK memberanikan diri mengatakan ”Siap Kerja”.
Saya bangga lho menjadi siswa SMK, karena disamping ilmu umum yang kita dapat, kemampuan kerja kita dapat digunakan. Untuk lebih jelasnya, saya akan menceritakan tentang kejuruan yang saya pelajari; Akomodasi Perhotelan.
Akomodasi Perhotelan ialah suatu ilmu yang mempelajari tentang mempersiapkan suatu pelayanan penginapan disuatu tempat tertentu misalkan hotel and mempelajari tempat itu sendiri. Melihat dari definisinya mugkin terlihat sangat sederhana, namun pelajaran ini gampang-gampang susah.
Ketika memasuki semester satu, saya dihadapkan kepada orientasi hotel  — sejarahnya, jenis-jenis penginapan, departemen di dalam suatu hotel, job descripsion. Saya juga belajar tentang cara Bekerja Sama dengan Kolega, Mengenali dan Menangani Tamu, serta Mengangani dan Merespon Keluhan. Itu adalah hal dasar yang harus diketahui untuk menjadi seorang hotelier. Pada semester kedua saya mempelajari tentang Berkomunikasi dengan Telepon, Menangani Pesan dan Membuat Reservasi Kamar (Front Office) dan Membersihkan Area dan Menggunakan Peralatannya (Housekeeping).
Sebenarnya  banyak hal yang dipelajari tentang hotel, namun untuk kejuruannya dibagi menjadi dua yaitu Housekeeping dan Front Office. Saya juga mempelajari tentang produk makanan dan  minuman, restoran serta hal-hal yang terkait dengan restoran lewat pelajaran Tata Hidang.
Disemster tiga saya mempelajari tentang Menyediakan Jasa Porter(Front Office) dan Menyediakan Jasa Housekeeping kepada Tamu(Housekeeping). Hal yang tak boleh lupa bahwa sekolah saya menerapkan Uji Kompetensi pada setiap akhir semester untuk menguji pelajaran produktif yang telah kami pelajari. Tak segan- segan, para penilainya pun berasal dari hotelier hotel terkemuka.
Disemester empat saya menjalani masa On The Job Training selama 6 bulan di Hotel Shangri-La Jakarta bersama 4 teman saya. Ini adalah waktu saya untu menerapkan ilmu yang telah sekolah berikan dan menggali apa yang belum sekolah berikan untuk saya. Ini adalah hal yang sangat berkesan bagi seluruh siswa SMK karena ini adalah pengalaman baru bagi mereka.
Selesai menjalani On The Job Training banyak hal yang kami ketahui tentang “Dunia Hotel” sebagai remaja yang beranjak dewasa pastinya kita dapat memilih hal yang baik ataupun buruk kita. Disemester 5 saya mempelajari tentang Reception(Front Office), Menyediakan Jasa Pembersihan Kamar Tamu serta Laundry( Housekeeping). Untuk Uji Kompetensinya akan dilaksakan pada semester 6 sebagai Ujian Produktif. Ya Allah bantulah Kami untuk menjalankan ini sebaik- baik sebagaimana yang telah kami lakukan sebelumnya. Amiin
Yang telah saya paparkan sebelumnya  sekitar 70% yang kami pelajari tentang Perhotelan, namun  yang 30%nya bukannya belum kami pelajari namun belum kami dalami. Sama sepertinya pelajaran lainnya, ilmu ini belum cukup sampai disini. Kita dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi untuk memantapkan ilmu kita.
GO GO GO SMK BISA, SMK 57 JAYA!!!

Minggu, 08 Januari 2012

Letter to God

Jakarta, 5 Januari 2012
Tulisan ini aku persembahkan
untuk sahabatku tercinta
Dedi Zulkarnaen

Selamat Jalan Bang Dediku sayang, semoga abang mendapat tempat terindah di sisi Tuhan.
Semoga abang lebih tenang disana, dan semoga abang bisa mendapat kekasih yang lebih baik yang memang Tuhan ciptakan buat abang.
Bang, pasti abang ngerasain apa yang Maya rasain sekarang. Maya gak pernah rela buat kehilangan abang walaupun Maya hindarin abang selama ini.
Bang, maafin aku ya selama ini. Aku belum bisa balas kebaikan abang. Bang aku cinta sama abang, benar-benar cinta sama abang. Tapi kenapa Tuhan ambil abang sekarang?
Bang, abang liat aku sekarang kan? Liat aku nangis buat abang, sambil dengerin lagu yang buat aku nangis waktu dulu jauh dari abang. Bang aku tau perasaan abang kaya gimana sama aku dulu, mungkin masih sama sampai sekarang, tapi maaf aku gak sempat buat tanya itu.
Bang, aku rindu sama abang. Bang inget gak saat kita pertama kali ketemu. Waktu nonton pertandingan Indonesia di GBK, dibayarin abang, dan abang harus tahu itu saat pertama aku lihat Ferry Rotinsulu dari dekat. Terima Kasih bang buat kenangan itu.
Abang  inget juga saat aku maen ke Bekasi, Jum’at siang panas- panasan. Abang jemput aku sama temen abang,  itu saat- saat kita lagi deket banget bang, saat aku di ajak main sama temen abang dan keliling-keliling daerah rumah abang. Besoknya kita ikut Jakmania Tur ke Bogor; Persija vs Persikabo. Inget gak bang, saat kita maen ke Base Camp Jakmania Bekasi sebelum jalan, saat abang usahain cari pinjeman baju buat aku. Bang, aku kangen tempat itu. Diperjalanan kita dihadang sama suporternya Persikabo, inget gak paniknya muka aku kaya gimana? Abang disitu malah ketawa- ketawa lihat aku. Aku juga inget saat abang sama Bule naikin motor orang Bogor yang ditinggal kabur karena takut lihat tawuran suporter. Aku percaya bang, abang itu orang yang pemberani.
Bang, tau gak gimana perasaan aku saat itu. Senang banget bang, berada ditempat baru dan sama abang. Aku gak takut bang walaupun aku tahu posisi kita dalam bahaya, tapi kita sama-sama  dan aku yakin abang selalu utamain aku. Hari itu aku bahagia banget bang, itu tur pertama aku.
Terima kasih bang, aku cinta sama abang.
Bang, kamu tau gak? Kamu pernah jadi hal yang gak pernah lepas dari fikiran aku. Kamu inget sms- sms kita yang seharian penuh, kamu inget juga gak hampir setiap malam kamu telepon aku. Bang, aku pernah jatuh cinta sama abang.
Bang, kamu inget juga gak saat kedua aku main ke Bekasi? Yang aku maksa banget minta dijemput. Aku tahu bukan kamu gak mau, tapi memang gak ada motor, tapi aku yakin abang gak akan tega biarin aku tunggu lama. Kamu inget juga saat aku nginep dirumah abang, dan posisinya itu tinggal kita berdua. Abang pasti tau, ketakutan aku kaya gimana. Tapi abang hebat, abang menepis semua kekhawatiran aku. Aku tidur dikamar dan kunciin pintu kamar aku, sedangkan abang tidur didepan bareng teman- teman abang. Thank you Ded, you save my life.
Kamu inget juga gak? Saat suasana kota Bekasi yang panasnya luar biasa. Abang Cuma ketawa-ketawa aja liat aku yang udah mandi keringat. Sampai aku ngersa gak tahan dan aku memaksa pulang dan abang dengan berat hati anterin aku pulang.
Bang, itu saat terakhir aku maen kerumah abang. Tapi besok aku main kerumah abang kok, tapi  abang janji ya ada dirumah, sambut aku, aku bisa  ngerasain kok bang. Walaupun kita sudah berbeda dunia, tapi ada 2 hal yang bisa mengantarkan kita pada tempat yang sama yaitu Mimpi dan Kenangan. Bang aku kangen sama abang, aku mau ketemu abang, aku mau pegang tangan abang kaya dulu saat kita nonton Persija; saat abang gak mau kehilangan aku ditengah keramaian.
Bang inget juga gak saat kita nonton Persija di Lebak Bulus, saat abang bangunin aku dari lamunanku yang semangat melihat atraksi The Jak- The Jak lainnya. Abang tau aja, hari itu aku datang sendiri dan yang aku harapin adalah abang. Terima kasih bang untuk tiket gratisnya, tapi sayang pintu tribun sudah ditutup semua dan  kita nonton di layar lebar. Aku tetap senang kok bang.
Aku lupa saat terakhir aku ketemu abang. Tapi setiap pertemuan kita itu bermakna dan berharga bang. Maafin aku ya bang, selama ini aku aku ngejauhin abang. Maafin aku sombong sama abang, tapi aku ngelakuin ini semua karena aku takut, aku takut jatuh, aku takut jatuh cinta terlalu dalam kepada abang. Usia kita terpaut jauh bang, kalau tidak salah 8 tahun bang. Maafin aku bang, tapi aku yakin aku bukan orang yang sebanding buat abang, abang harus dengan orang yang lebih dewasa aku dari aku. Tapi aku sekali lagi yakin, abang mengerti ketakukan aku,  abang mengalihkan  perasaan kita menjadi sepasang adik dan kakak yang saling mencinta.
Bang, tulisan ini belum cukup menggambarkan semua hal yang pernah kita lakuin dan bagaimana perasaan aku sekarang. Bang, selamat jalan ya. Aku selalu rindu sama abang.  Nanti ketika disuatu saat aku merasakan rindu setengah mati sama abang. Tolong datang buat aku bang, aku tau abang bisa meredakan suasana hati aku.  Bang, semangat oranye abang masih membara kok bang. Aku mau lanjutin kecintaan abang walaupun gak bisa sesempurna abang terhadap Persija dan The Jakmania. Bang, aku yakin Persija akan selalu ada dan gak akan pernah mati, karena dengan Persija, The Jak ada dan suka duka ini tercipta. Aku yakin Persija pasti juara.
Bang, satu hal yang yang aku yakin;  suatu saat kita akan bertemu lagi bang. Entah itu kapan, dan itu rahasia Tuhan. Tapi aku berjanji sama abang, aku mau melakukan yang terbaik selama aku masih diberi kesempatan oleh Tuhan , dan aku mau kejar cita-cita aku. Semua itu demi aku, abangku, keluargaku, dan orang orang disekitarku.  Aku tahu abang pasti senang dengar semangatku yang satu ini.
Selamat Jalan abangku tercinta, semoga tidak ada lagi sakit yang  yang kamu rasakan,  semoga disana kamu mendapatkan tempat yang lebih indah. Aku janji aku akan selalu berdoa buat abang.




I LOVE YOU, DED.
1 Januari 2012
R.I.P
 Dari Maya Novita Sari