Senin, 02 September 2013

Service Psychology

Good morning Readers,
This post tells you my observation to the restaurant which regards to my assignment in Service Psychology by Ms. Yuliana, my beautiful teacher. Let’s read it.

This was Saturday night on August, 31st 2013 at 17.00 PM. I walked alone passing Blok M Square among hundreds lovely couples in it. My first purpose was D’cost Restaurant but there’s not enough money in my wallet. Let’s check other restaurants. Finally, I took a lift that take me up to 5th floor — Blok M Square’s Food Court. A lot of restaurants tried attracting me, until one of Bakso Malang Karapitan (BMK)’s greeter smiled and greeted to me ”Silahkan kakak”.  I loved it.

Mr. Rizal, the waiter
Firstly, no one of the staff was seating me. I chose a table number 16 in the center. So crowded at that time. A minute later, the greeter came and gave a 2 menu books, BMK and Gokana (Ramen & Teppan). Actually they’re merged restaurant. I chose BMK’s menu and ordered “Nasi Goreng Kastu Ayam and Es Teh Manis”. I wrote them in the Captain’s Order. There’s no staff took my order until I called him. My Waiter’s name is Rizal. He smiled and checked my order without repeat it and said “Rp 32.000”. “Apa? Saya ga ngerti mas” I said. “Jumlahnya Rp 32.000 mbak, harus dibayar diawal” He answered. Then, I gave the money.

Nasi Goreng Katsu & Es Teh Manis
Secondly, 5 minutes later my food came still with Mr. Rizal. He smiled eventhough he looked tired. He served 2 restaurants. He said “Nasi Goreng Katsu” and put it. Two minutes later my drink came with another staff and put it. He also checked my ordered was complete or not. I enjoy it. Uuuum yummy, the food is delicious with Chicken Katsu in it. While I was eating, I spied the gesture of the staffs in hectic time. They work around and the guests called them for everything. They came to the customers and help the them. Sometimes, a handsome staff help with flat face while a standard looking staff help with smile. I took pictures of the staffs.

Thirdly, I finished my eating and the restaurant went normally. I looked all of staff busy to clean the table and sweep the floor. They could joking for a moment. If there was a customer they could escorting to the table. I tried to attract them with  added my order. Mr. Rizal came and smiled handling me. Everything went normally for a while until at 18.00 PM, but no hope after this because that was Saturday Night. I prepared go home and asked a staff to take me a picture. Next, I left the restaurant and the greeter greeted me. I felt she was gossiping me with another staff  because I was a Suspicious Guest.

Mr. Trainee, took an order


Mr. Rizal, Served another guest

Mr. Trainee, handled a guest
That’s all of my experience of this assignment. My conclusion is every restaurant is having different type of serving based on the type of restaurant itself. Background of the waiter/ waitress also dealing with the way they service. If the waiter have a restaurant service and self management education, he would be a great waiter. Or he has been working in restaurant service for years, he also would be talented waiter. To be great waiter/ waitress is easy as long as we keep learning and smile.


By Maya Novita Sari
STP SAHID JAKARTA

Minggu, 10 Maret 2013


Passion for Exploration, Passion for Perfection


Passion for Exploration adalah tema kami dalam menyambut Dies Natlies STP Sahid yang ke- 30 tahun. Passion for Exploration yang bermakna “semangat ataupun hasrat untuk menggali lebih jauh apa yang dimiliki STP Sahid khususnya oleh mahasiswa/i STP Sahid untuk terus berkarya mengaharumkan nama STP Sahid”. Tema tersebut merupakan tema yang luar biasa sebagai motivasi bagi kami selanjutnya.
Tiga puluh tahun sudah STP Sahid berkiprah sebagai pencetak insan pariwisata mulai dari 23 Maret 1983 dengan nama “Akademi Perhotelan dan Pariwisata Sahid” terus melakukan perubahan seiring berjalannya waktu, sehingga pada 23 Agustus 2000 berganti nama menjadi “Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid” yang kita kenal sekarang. STP Sahid sekarang berkembang pesat dengan memiliki 5 sub kampus dan 1 kampus utama.
Dari mahasiswa/i STP Sahidlah yang sering berpartisipasi dalam perlombaan dibidang pariwisata dan menjuarainya seperti Festival Rendang Journey 2012, Food Festival & Competition di STP Bandung, Luvinary Competition, dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan. Kemenangan ini merupakan suatu kelebihan mahasiswa/i dibidang prestasi. Tak hanya itu, STP Sahid juga dikenal sebagai STP multikultural karena mahasiswa/i-nya berasal dari Sabang hingga Merauke, serta beberapa negara di dunia. Hal ini akan membawa pengaruh positif bagi seluruh mahasiswa untuk mengenali berbagai budaya sebagai insan pariwisata.
Dari segi program yang ditawarkan juga sangat unggul, yakni program Double Degree dengan beberapa universitas asing seperti; Universite D’Angers, Perancis, Capital University of Economics and Business, China dan yang tak kalah berkualitas yakni Toho International Collage, Jepang, yang kini banyak diminati. Hal tersebut merupakan upaya STP Sahid untuk mencetak insan pariwisata terbaik yang mapu bersaing di industri internasional.
Jadi, untuk merayakan prestasi STP Sahid sejak 30 tahun lalu, STP Sahid melakukan suatu acara untuk menyambut hari jadinya pada 23 Maret 2013 dengan berbagai kegiatan yang dirangkai dari opening ceremony oleh UKM STIR.COM dengan nama Sahid Cross Java sebagai bentuk publication road. Selanjutnya diadakan berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh seluruh UKM seperti Mocktail Competition, 3on3 Basket Competition, Writing Blog Competition, Grafitty Competition dan masih banyak lagi perlombaan yang dikemas secara apik oleh panitia. Acara ini disponsori pula oleh Luqidize, Pemda Kota Tanggeran Selatan, dan Departemen Pertanian. Seluruh rangkaian acara ini juga akan diliput oleh Sportku.com, Kapanlagi.com, dan akan didisiarkan oleh Frosh Fm — radio kebanggaan Universitas Sahid. Acara ini tentunya akan menarik perhatian kawula muda, khususnya SMA/SMK sederajat untuk ikut berpartisipasi dan juga sebagai bentuk promosi STP Sahid untuk menjaring mahasiswa baru.
Perayaan Dies Natalies 30th  STP Sahid merupakan pesta besar bagi seluruh komponen STP Sahid. Kami harus menyambutnya dengan suka cita. Dibalik perayaan ini terdapat suatu harapan besar yakni “STP Sahid harus terus melakukan perubahan agar lebih baik, berkomitmen untuk mencetak insan pariwisata terbaik yang mampu menghadapi tantangan globalisasi dengan menggali potensi yang dimiliki oleh STP Sahid, sesuai dengan tema kami yakni Passion for Exploration”.


 Selamat Ulang Tahun STP Sahidku Tercinta. Akan Aku Jadikan Kau Tempat Mengais Asa dan Mampu Aku Buktikan kepada Dunia bahwa STP Sahid “Luar Biasa”.

Sabtu, 29 September 2012

Rangkuman" Importance of The First Contact"


Front Desk/ Front Office didalam suatu hotel memiliki peranan yang sangat penting karena departemen inilah yang pertama kali bersentuhan dengan tamu dan membuat suatu kesan pertama bagi tamu tentang bagaimana hotel yang akan ia tempati.  Senyum, salam,  dan sambutan yang hangat  itulah permulaan yang baik untuk membuat kesan yang baik untuk tamu serta melayani setulus hati. Dengan begitu tamu akan mengharapkan kesan yang baik pula dari seluruh karyawan hotel lainnya. Sehingga kesan pertama akan melekat dalam hati sehingga tamu akan nyaman dan akan kembali kehotel tersebut.

Sambutan yang hangat bisa bisa dimulai dari seorang reception yang mengerti keadaan tamunya. Apakah kondisi tamunya sedang baik atau tidak? Mungkin tamu tersebut sedang tertekan, tertunda jadwal penerbangannya, jetlag, telat makan, merasa asing asing dengan lingkungan baru. Reception harus bersikap empati  dan mencoba untuk melayaninya dengan sepenuh hati sehingga bisa membuat perasaan sang tamu lebih baik.

Selanjutnya adalah proses registrasi adalah komponen yang sangat penting karena kita harus mendapatkan data tamu yang akurat sehingga bisa dengan benar melakukan proses billing, menindaklanjuti pelayanan yang diharapkan danmemasukan data pada guest history.
Setelah mendapatkan data tamu yang akurat. Informasi ini akan berguna bagi pihak FO maupun karyawan laiinya untuk memberikan pelayanan pada tamu. Sebagai contoh penerimaan telepon, pengiriman surat, fax, dan paket harus sampai kepada tamu yang dimaksud. Oleh karena itu saat mendapatkan nama tamu kita harus mengejanya sehingga tidak salah. 


Berikut ini adalah Prosedur Pendaftaran Tamu
1. Tamu datang untuk melakukan proses registrasi.
2. Receptionist menyambut tamu dengan hangat
3. Reception bertanya “ Apakah Ibu Sudah melakukan reservasi atau belum?”
4. Tamu melengkapi kartu pendaftaran.
5.Receptionist  memeriksa kelengkapan kartu pendaftaran.
6. Receptionist memverifikasi kredit.
7.Receptionist menentukan piihan kamar yang tersedia bagi tamu.
8. Receptionist menentukan pihihan kamar
9. Receptionist memberitahukan harga kamar.
10. Receptionist menjelaskan tentang produk lainnya didalam hotel.
11. Receptionist memberikan kunci kamar.


Rangkuman Referensi Lainnya
 Customer Service Tips untuk Front Desk
oleh Chris Joseph, Media Permintaan


Front Officemerupakan elemen kunci dari usaha seperti hotel.
Berikut tipsnya:

24 Jam Full Service
Meja depan Anda harus dijaga sepanjang waktu selama jam kerja.  Jangan sampai tamu menunggu seorang di Front Desk tanpa ada seorang pun petugas.  Jadi Front Office Section harus siap siaga 24 jam untuk melayani tamu.


Kesan Pertama
Meja depan Anda sering mejadi titik kontak awal untuktamu hotel, sehingga dapat meninggalkan kesan mendalam bagi tamu. Sanagt penting bagi seorang petugas untuk memiliki sikap ramah, menyambut tamu dengan hangat, memberikan pelayanan yang baik dan mampu menangani masalah.

Menyebut Nama Tamu
Ketika seorang petugas hotel sudah mengetahui nama tamunya dan menggunakannya dalam percakapan merupakan sebuah penghormatan bagi tamu.

Membuat Suasana Menunggu Menjadi Nyaman
Ketika tamu menunggu, usahakan tempat/ area Front Desk bersih dan dilengkapi dengan fasilitas lainya seperti Wi-Fi sehingga tamu tidak merasa bosan. Dan ketika telah selesai menunggu layani tamu tersebut dengan sepenuh hati.





Sumber http://smallbusiness.chron.com/customer-service-tips-front-desk-1096.html

 

Selasa, 26 Juni 2012

The Best Present from God for His Humankind



Tak terasa waktu yang dinantikan akan segera hadir. Waktu dimana kita memulai dari awal menggapai mimpi yang dari dulu kita harapkan. Waktu itu adalah waktu dimana kita melihat nama kita terpampang dipapan pengumuman dengan satu kata disampingnya yaitu “Lulus” tentunya dengan hasil yang sangat memuaskan.
Begitu banyak makna yang terkandung dalam kata “Lulus” seperti perjuangan, persaingan dan persahabatan. Perjuangan untuk menempuh pendidikan selama 3 tahun, persaingan untuk menjadi yang terbaik diantara yang lain, serta persahabatan yang tak luput dari keseharian kita.

3 tahun bukan merupakan waktu yang singkat namun juga bukan yang terlalu lama. Kita yang membuat 3 tahun penuh makna. Rasanya, tinggal menghitung waktu untuk mengakhiri semua. Namun ada perasaan yang tak ingin mengakhirinya yaitu tak ingin berpisah dengan kalian, kawan.

APH 1
; itulah nama kelas yang menjadi rumah keduaku selama ini. Terdiri dari orang dari berbagai macam kepribadian. Kami sudah beberapa kali bongkar pasang anggota hingga akhirnya resmi menjadi 31 orang termasuk aku. Dari orang-orang tersebut, aku menemukan seseorang yang satu spesies seperti aku yaitu Chika Riyani. Aku bersahabat dengannya sejak awal masuk sekolah ini, begitu banyak persamaan yang ada diantara kami yang membuat kami semakin dekat. Sampai seringnya kita berdua, banyak yang menganggap kita mirip.

Namun faktanya kita adalah 2 orang berbeda jauh.  Dialah yang menjadi orang pertama saat aku merasakan suka atau duka, dan saat aku mencari pasangan. Seolah kegiatanku disekolah tak lengkap tanpa dia. She’s the best friends of mine.

Lalu aku juga mempunyai sahabat baik lainnya yaitu Mega Dwi Astuti. Si Gadis Mungil. Aku mulai dekatnya sejak kelas 2, dia pun sama baiknya seperti Chika. Yang kuhafal tentangnya ialah “Gila belanja” hampir setiaap minggu ia jalan ke shopping mall. Dibanding Chika, aku lebih sering tidak akur dengan Mega. Padahal aku yakin kita berdua saling menyayangi.  Dia orang yang sangat enak untuk diajak kerja sama. Melihatnya dulu, sekarang ia terlihat lebih baik. Dia sekarang bisa mengontrol emosinya untuk tidak terlalu sedih. Go ega, you’re 18th now. Don’t let others to make a tears in your beautiful eyes. I’m with you.

Selanjutnya ialah Kurnia Dwi Oktaviani. Your Spirit is my role model. Aku suka sekali dengannya apalagi tanggung jawabnya terhadap pelajaran. Aku tahu mengapa kamu seperti ini, karena jawabanmu pasti sama denganku. Tapi yang membuat kita berbeda ialah usaha kita. Nia, keep up your good work. Trust me, you’ll get your dreams.


Itulah 3 orang yang terdekat denganku selama ini. Namun bukan berarti aku tak dekat dengan yang lainnya. Semua anggota kelas ini mempunyai makna tersendiri bagiku. Seperti Namira, kita adalah sabahat baik, dia teman sekelasku, teman lesku, serta teman on the job trainingku. Seperti hal yang dirancang dengan kebetulan.  Dia orang yang sangat hyperaktif  dan humoris. I love when I was beside you. 

Selain itu Anya, yang khas dengan rambut berantakannya. Untuk belajar Bahasa Inggris dia jagonya.  Sering aku mencoba untuk melampauinya namun hasilnya kurang sedikit lagi. Tapi aku janji  nya, aku akan kalahin kamu (dalam Bahasa Inggris kok).  Hal yang suka lakukan dengannya ialah Curhat,  she’s a good listener.

Wanita yang baru aku kenal baik lainnya ialah Syifa. Wanita Kontoversial. Dia seseorang yang akan membuatmu tertawa saat disampingnya. Dengan segala tingkah anehnya, membuat anak-anak sayang kepadanya. Memang baru tadi aku mengenalnya, tapi ia sudah sangat berarti bagiku. Madness is you.

Putri, Ijah, Kiki, Imah,Herni, Firda, Tika, Sinta, Angel, Maureen; I LOVE YOU SO DAMN TOO. Teman yang yang aku ceritakan diatas ialah kalangan perempuan. Untuk kalangan laki-laki aku tidak terlalu dekat dengannya. But I love boys. Dan mohon maaf aku tak menyebutkan semuanya disini. Blog ini tidak terlalu luas untuk menuliskan betapa besarnya kalian bagi hidup aku.



Masih ada sisa waktu selama 3 bulan untuk menjadikan hari terakhir ini penuh makna. Penuh Perjuangan pastinya. Ujian menunggumu didepan mata, universitas impian and perusahaan favoritnmu juga. Persahabatan itu layaknya 2 jiwa dalam 1 badan. Kita adalah elemen yang saling melengkapi.

3 APH1, keep up your spirit until achieve your goal.
Effort and pray are the best key, may Allah bless our wishes.
Ameen.
Letter To God Part 2
 
Bang Dedi,  do you know that my life become harder  than before? Bang, aku kangen banget sama abang. Sampai aku kadang-kadang ga percaya kalau kita benar- benar udah terpisah jauh. Bang, dinding apa sih yang Tuhan ciptain buat kita. Dinding itu ga bisa aku tembus buat ketemu abang.
Bang, aku gak akan ngerti sampai waktu aku tiba. Bang, kamu lihat aku sekarang kan?  Bang, aku kangen sama abang, mau ketemu, mau peluk abang, mau genggam tangan abang dan aku ga akan pernah mau lepasin.
Bang, aku harus kaya gimana? Kalau aku kangen sama abang? Aku ga tahu.
Bang, aku kangen tawa abang, tapi dimana lagi aku bisa temuin itu?
Bang, abang dimana? Kasih tau aku?  Aku mau cari abang.
Bang, tolong hapus air mata aku, aku butuh tangan kamu, aku butuh senyum kamu yang bisa tenangin hatiku.
Bang, aku gak boleh sedih ya? Tapi aku ga bisa, ga bisa terima kenyataan ini semua.
Bang, kalau dinding itu gak ada, demi Tuhan aku mau cari abang, mau datang ke tempat abang, tanpa harus abang tunggu.
Bang, aku tau, aku ga akan bisa dapet apa- apa. 
Bang, maka dari itu aku menegerti sekarang.
Bang, aku bukan satu-satunya orang yang sangat mencintai abang, begitu banyak bahkan.
Bang, lihat aku tersenyum lagi kan sekarang. Itu buat kamu.
Bang, aku janji aku gak kenapa-kenapa walaupun kamu tahu bahwa aku kenapa-kenapa.
Bang, cuma satu bang orang yang kaya kamu.
Kamu tetap yang spesial dihati aku.
Bang, cinta itu terasa lebih berharga ketika kita tidak dapat membelinya dengan apapun.
Bang, dan cinta itu salah satunya kamu.
Perjuangan Hidupku
 
Genap kumasuki usiaku tahun ini. Hampir, 18 tahun aku menghirup udara yang semakin lama semakin sesak kurasa. Kumulai sesak itu ketika kumasuki akhir kelas 2-ku, petaka untuk keluargaku dimulai. Perceraian. Dari Sukabumi, kelas 3-ku kulanjutkan di  Jakarta dan menetap dengan Om dan Tanteku, sedangkan kakak dengan ayahku.

Jakarta bukan merupakan hal yang baru untukku. Aku tinggal didaerah Tanah Abang—daerah rapat penduduk dan keras pergaulannya. Tak kusangka, kakakku pun tergilas oleh kerasnya lingkungan. Akhirnya, kami memutuskan untuk pindah ke daerah Jakarta Selatan.

SMPN 68 Jakarta merupakan awal baru untukku. Disekolah ini aku menemukan teman- teman dengan kualitas dan pemikiran yang lebih baik. Namun, butuh adaptasi besar untuk bertahan. Diawal aku merasa asing sehingga tak betah disekolah, dan akhirnya aku sering membolos yang mengancam kenaikan kelas 2-ku. Ternyata, Tuhan selamatkan dan sadarkan aku, sejak itu aku berjanji akan berubah demi kehidupan yang lebih baik.

Pendidikanku pun berlanjut di SMK favoritku; SMKN 57. Namun, masalah pun datang ketika Omku bercerita akan berhenti mengurusiku karena kesulitan biaya dan perceraian yang sangat memukulnya. Oh Tuhan, sungguh aku tak punya tempat bersandar selain dia. Setelah berbicara dari hati ke hati, akhirnya ia bersedia mengurusiku lagi.

Masa ini adalah masa sulit bagiku, hidup berdua dengan Omku. Aku rindu keluarga yang utuh. Tetapi aku harus terus berjalan, dari setiap kesulitan disitu kita akan belajar. Sekarang nafasku terasa lebih baik karena hasilnya aku terdaftar sebagai Penerima English Access Microscholarship yang menjadi gerbang awal beasiswaku untuk beasiswa selanjutnya, tanteku pun rujuk kembali serta semua pengalaman yang kulalui membuatku semakin dewasa.
Janjiku Untuk Indonesia
Seberapa lama Indonesia akan bertahan mengahadapi situasi korupsi yang semakin merajalela ini. Ataukan negeri ini akan hancur  secara diam-diam ataukah negeri ini mampu bertahan karena kesadaran kuat dari masyarakatnya?

Korupsi ini bukan perkara mudah untuk dipecahkan, butuh berbagai upaya dari dalam dari dalam diri sendiri sampai pemerintahan. Korupsi ialah perilaku dengan sengaja menyalahgunakan jabatan atau kemampuan secara rahasia yang bersifat menguntungkan pribadi dan merugikan orang lain. Korupsi tidak hanya terjadi pada kalangan pemerintah namun juga swasta, kelompok kecil, bahkan diri kita sendiri. Contoh perilaku korupsi sudah banyak terjadi disiarkan, namun cara pemberantasan korupsi yang jarang  disosialisasikan. Ada 3 cara yang paling akurat dalam pemberantasan korupsi ialah pencegahan, penindakan, dan perbaikan.

Pencegahan korupsi harusnya ditanamkan sejak dini dan dapat dimulai dari diri sendiri seperti mendekatkan diri pada Tuhan dan menanamkan sikap jujur. Lalu mengaktifkan diri dalam kegiatan berorganisasi —OSIS, Paskibra, maupun Karang Taruna. Banyak manfaat yang saya rasakan dari berorganisasi seperti rasa tanggung jawab, kerja sama, melatih jiwa kepemimpinan dan membangun karakter seseorang. Serta yang paling penting ialah memiliki budaya malu dalam hal positif seperti, malu jika melakukan kesalahan dan malu jika tidak melaksanakan tugas dengan baik. Dengan begitu kita akan berfikir seribu kali untuk melakukan korupsi, karena mengingat dosa yang yang akan ditanggung dan merasakan sakitnya dikecewakan.

Penindakkan korupsi harusnya ditangani dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penindakkan hukum harusnya dilakukan secara baik dan independen. Penegakan hukum yang lemah membuat orang tidak takut melakukan korupsi. Seperti di Republik Rakyat Cina, pelaku korupsi dijatuhi hukuman mati. Walaupun terkesan sadis, namun cara ini sangat efektif mengingat negara ini negara terpadat penduduknya jadi jika mati satu akan tumbuh seribu. Namun, jika disesuaikan dengan hukum Indonesia hukuman ini diganti dengan menghukum penjara seberat-beratnya dan menyita harta kekayaan korban yang terduga hasil korupsi dan tanpa pemberian remisi. Dengan begitu sang pelaku akan merasa sangat menyesalinya. Serta yang tak boleh luput ialah pengawasan atas pemberian hukum tersebut, apakah sudah benar atau masih menyimpang seperti penyuapaan jaksa, ataupun penyuapan petugas penjara seperti pada kasus Gayus Tambunan dan Artalita Suryani.  Pengawasan dapat dilakukan oleh Badan Hukum maupun masyarakat, seperti kita jika menemukan praktik korupsi maka laporkan pada pihak terkait.

Perbaikan dalam segala bidang merupakan hal terakhir namun sangat penting. Seperti meperbaiki sistem layanan masyarakat seperti saat pembuatan KTP atau SIM, menindak tegas aparat- aparat yang merugikan masyarakat, memilih tenaga kerja yang kompeten, melakukakan cek secara berkala dalam suatu lembaga serta perbaikan dalam pola fikir masyarakat untuk mengungkap korupsi bukan melindunginya. 
Jika kita sudah tahu cara pencegahan dan penanganan korupsi, sebagai generasi muda Indonesia yang tetap ingin melihat kejayaan Indonesia dimasa mendatang harus berani untuk menerapkan sikap- sikap tersebut dan berjanji memulai perubahan besar yang dimulai dari sendiri. Karena masa depan Indonesia ada ditangan kita dan dimulai dari kita terciptalah Generasi Anti Korupsi.



                             Usaha, Doa dan Ridha-Nya

I'll Come


Hari ini tepat satu hari setelah kujalani tes seleksi Beasiswa Unggulan STP Trisakti. Sungguh itu hal luar biasa, hal yang mebuatku tak bisa tertidur nyenyak menanti pengumuman berikutnya. Hanya satu yang kuinginkan, aku ingin diterima sebagai salah satu penerima Beasiswa Unggulan Kemendiknas maupun Yayasan Trisakti. Aku sangat ingin melanjutkan pendidikanku, mengejar cita-citaku untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Untuk mendapatkan sesuatu yang berharga, diperlukan perjuangan yang berharga pula. Semuanya itu tak lepas dari Usaha, Doa, dan Ridha-Nya. Usahaku kumulai dari saat yang aku tidak sadari ketika masuk di SMK, menurutku aku siswa yang biasa saja. Tapi sekarang aku menyadari aku lumayan berprestasi, aku menduduki peringkat 5 besar dari kelas 1 sampai kelas 3 sekarang. Aku juga pernah mengikuti beberapa perlombaan dari menulis hingga Spelling Bee. Namun tidak ada satupun yang kumenangi, tapi aku tahu aku punya modal keberanian dan sanggup menerima kekalahan. Tapi aku juga mempunyai beberapa sertifikat yang jarang dimiliki oleh orang lain. Seperti Microaccess Scholarship dari US Embassy dan C III Hospitality Certificate by Tafesa South Regency Australia. Serta aku berusaha dengan baik untuk hasil Ujian akhirku dan aku pun memiliki rata- rata yang baik yaitu 8. 70. Itu adalah modalku untuk mendapatkan Beasiswa Trisakti ini.
Doa. Kuakui aku adalah orang yang mudah mengucapakan maaf ataupun terima kasih kepada siapapun terutama Tuhan. Tapi aku jarang sekali untuk menunaikan kewajibanku seperti Sholat 5 waktu.Itu hal yang paling susah dariku. Tapi aku terus berusaha untuk lepas dari hal itu. Setiap kali aku Shalat aku selalu berdoa suapaya Tuhan terus menjagaku dan jangan buat aku jauh dari-Mu. Suatu hal lumrah bagi setiap manusia, ketika kita meminta bantuan Tuhan, pasti kita akan selalu dekat dengan-Nya. Begitu juga diriku saat ini, tak lepas setiap hari aku panjatkan doa agar Tuhan mengabulkan keinginanku, tapi selain karena alasan itu juga, aku memang ingin mencoba lagi untuk dekat dengan-Nya, begitu banyak waktu yang aku lupakan untuk-Nya sedangkan Tuhan tak pernah sekalipun lupa kepadaku. Seperti contohnya, Rezeki Oksigen yang masih bisa kuhirup setiap hari.

Ridha-Nya. Itu adalah hal yang terakhir yang aku serahkan kepadamu. Aku telah berusaha, dan akan terus selalu berdoa. Yang aku pinta Ridha-Mu ya Allah agar aku dapat diterima sebagai salah satu penerima beasiswa STP Trisakti. Aku tahu kau punya rencana untuk setiap mahluk-Mu. Bila STP Trisakti memang yang terbaik untukku maka buatlah aku untuk bergabung didalamnya. Namun jika kau punya rencana lain yang lebih indah, buatlah aku sanggup mengahadapinya dan bukakanlah pintu lain untuk terus berjuang dijalanmu, baik di dunia maupun akhirat. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku meminta, dan hanya kepada-Mu lah aku mohon pertolongan, karena aku percaya Engkaulah yang Maha Kaya dan Engkau Dzat yang tak akan pernah mengingkari janji.

AKU INGIN AKU DITERIMA SEBAGAI SALAH SATU PENERIMA BEASISWA UNGGULAN KEMENDIKNAS MAUPUN YAYASAN TRISAKTI. AKU BERJANJI UNTUK BELAJAR LEBIH BAIK, DAN MEMPERSEMBAHKAN YANG TERBAIK PULA UNTUK DIRIKU, KELUARGAKU, STP TRISAKTI,  DAN ORANG DISEKITARKU. AKU AKAN BERUSAHA YANG TERBAIK UNTUK MENGUBAH HIDUPKU MENUJU TARAF YANG LEBIH BAIK DI DUNIA MAUPUN AKHIRAT.


Selasa, 28 Februari 2012

Terima Kasih Blog-ku

       Sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama(SMP) saya memang senang menulis. Menulis buatku adalah mengekspresikan apa yang kita fikirkan kedalam suatu kata yang mungkin lebih logis untuk dimengerti.
      Dimulai dari menulis buku harian, aku mengembangkan kesukaanku yang berharap suatu hari akan menjadi bakat.
      Dulu aku membuat sebuah cerita pendek yang berjudul " Estelle Pacarku" menurut temanku tulisan itu sangat menarik. Akhirnya buku itu ia bawa pulang dan tak kembali sampai sekarang. Aku pun tak mengapa, mungkin itu bisa menjadi sesuatu yang berharga untuknya.
     Aku juga sering menulis puisi, namun puisiku tidak mengikuti kaidah puisi pada umumnya, yaitu ber-rima.
Aku menyebutkan puisiku sebagai puisi bebas. Puisi yang suka aku buat pada umumnya berdasarkan peraasan yang aku rasakan seperti saat sedih, suka, dan pada saat galau yang aku rasakan. Denag tulisan tersebut terasa mewakili peraasnku.
       Biasanya aku menulis karanganku didalam buku dan berantakan. Ketika orang lain ingin membacanya, rasanya kurang enak untuk dilihat walaupun mereka katakan bahwa tulisanku indah.
Sampai pada akhirnya, ketika aku duduk dikelas 3 SMK. Pelajaran KKPI mengenalkanku pada Blog. Sebelumnya aku tahu tentang blog tetapi tidak tertarik mendalaminya. Setelah mengikuti instruksi, akhirnya aku bisa mengembakan blog-ku sendiri secara otodidak.
      Bagiku, blog adalah suatu wadah untuk menulis. Jumlah tulisan yang dapat dimuat dalam blog tidak terbatas. Blog memberikan sebuah kelebiha untuk menampilkan tulisan kita secara kreatif sesuai apa yang kita inginkan. Selain itu didalam blog kita bisa mengunggah foto, maupun video. Sebuah jejaring sosial yang sangat bermanfaat. Bagi orang yang senang bereksplorasi, blog juga tempat yang tepat untuk berbinis seperti online shopping, atau  website pada suatu perusahaan kecil. Satu hal yang sangat menarik juga dari blog yaitu gratis.
Dibandingkan dengan membuat website sendiri yang memakan biaya besar.
         Sejak aktif menggunakan blog, aku lebih rajin dalam menulis. Walupun samapi saat ini hanya ada 9 blog. Namun aku menuliskan semua tulisanku itu murni ideku. Masih ada karanganku yang masih terimpan dibuku yang belum aku sempat publikasikan.
        Teman, salah satu karyaku yang paling aku suka ialah " My Beloved Jakarta, A City Belonging to Everybody". Tulisan itu berisi tentang kecintaanku pada Jakarta dan merupakan karya untuk lomba menulis pada Rangka Ulang Tahun Jakarta 2 tahun lalu, namun sayang aku tidak menang. Tapi aku tidak menyerah, aku akan membuat membuat karya yang lebih baik dan berguna bagi orang lain.



I love write so much!

Selasa, 10 Januari 2012

My Beloved Jakarta A City Belonging to Everybody

            Jakarta is my city. It is a proverb for Jakartan kids. I was born in Jakarta and grew up here. I am so happy to happy to have been born in the capital city where everything is available. If you need something to eat,  just go out to a restaurant; if you want to go for sight seeing, you just take a  type of transportation suitable for your need. In short, you can get whatever you need and want here.
However, there are black sides of this city such as traffic congestion, air pollution, garbage, flood, crime and many more. In addition, it is not easy to live here, let alone for the migrant. Here we must compete one another to get a job, otherwise we will be the jobless who only clutters this city. Anyway, Jakarta is still promising place to live and work; in fact, there are still many people wanting to live here.
Jakarta can be a never ending chat; countless things can be topics to talk about. Jakarta has a great number of interesting things such as skyscrapers along its main streets, luxurious buildings, and shopping malls, historical places and even its inhabitants. To be honest, Jakmania is the most attractive for me; it has been my focus of attention for all my life here. But what is Jakmania?
It is a term for fanatic supporters of Jakarta Soccer Club or Persija. Orange is their pride of colour and identity. Iam also a Jakmanian and of course I take a high pride of belonging this gang. Being Jakmania seems to be giving a sense of my own city. Here in this city my parents earn a living for me, something to bring me up. This way, I show my deep gratitude and pay my all indebtedness to Jakarta.
 Why Jakmania? The reason is that it is a big supporter of a soccer club named Persija. Soccer is the most populous entertainment— everyone may enjoy it. The Jakmania is one of the forum for Jakartan to meet intensily— people of all ages, sexes, and other backgrounds. It is in this forum that we interact, develop sense of brotherhood and create sense of toghtherness.
 The most impressive to be Jakmanian is when we sing and yell; here we can express our emotion, release ourselves from boredom of busy city and feel the pride of being a true resident of this large city. Nontheless, people view us in a variety of ways. THAT’S ALL RIGHT. Regardless of how divergently people view us, The Jakmania, we are an integral part of Jakarta.
I love Jakarta so much and I translate it by doing the best for this beloved capital. Not only do I join the Jakmania, but I also do such small and trivial yet important things like throwing trash or garbage in its proper place, using the public transportation politely and, the most crucial thing, being a good student and I study hard at school to be a member of the future generation of Jakarta.


This was my written in celebrate Jakarta's Birthday.
Translated by Mr. Ponco A. Kardomo

SMKN 57 Jakarta; Akomodasi Perhotelan


Saya bersekolah di SMKN 57 Jakarta. SMKN 57 Jakarta adalah salah satu SMKN Pariwisata terbaik di Jakarta, itu menurut saya. Disekolah ini terdapat tiga kejuruan yaitu Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga, serta Usaha Jasa Pariwisata. SMK Itu pada dasarnya sama dengan SMA.  Jika SMK lebih mengacu pada praktek untuk melatih skill, namun SMA menjurus pada teori. Jadi wajar saja, jika SMK memberanikan diri mengatakan ”Siap Kerja”.
Saya bangga lho menjadi siswa SMK, karena disamping ilmu umum yang kita dapat, kemampuan kerja kita dapat digunakan. Untuk lebih jelasnya, saya akan menceritakan tentang kejuruan yang saya pelajari; Akomodasi Perhotelan.
Akomodasi Perhotelan ialah suatu ilmu yang mempelajari tentang mempersiapkan suatu pelayanan penginapan disuatu tempat tertentu misalkan hotel and mempelajari tempat itu sendiri. Melihat dari definisinya mugkin terlihat sangat sederhana, namun pelajaran ini gampang-gampang susah.
Ketika memasuki semester satu, saya dihadapkan kepada orientasi hotel  — sejarahnya, jenis-jenis penginapan, departemen di dalam suatu hotel, job descripsion. Saya juga belajar tentang cara Bekerja Sama dengan Kolega, Mengenali dan Menangani Tamu, serta Mengangani dan Merespon Keluhan. Itu adalah hal dasar yang harus diketahui untuk menjadi seorang hotelier. Pada semester kedua saya mempelajari tentang Berkomunikasi dengan Telepon, Menangani Pesan dan Membuat Reservasi Kamar (Front Office) dan Membersihkan Area dan Menggunakan Peralatannya (Housekeeping).
Sebenarnya  banyak hal yang dipelajari tentang hotel, namun untuk kejuruannya dibagi menjadi dua yaitu Housekeeping dan Front Office. Saya juga mempelajari tentang produk makanan dan  minuman, restoran serta hal-hal yang terkait dengan restoran lewat pelajaran Tata Hidang.
Disemster tiga saya mempelajari tentang Menyediakan Jasa Porter(Front Office) dan Menyediakan Jasa Housekeeping kepada Tamu(Housekeeping). Hal yang tak boleh lupa bahwa sekolah saya menerapkan Uji Kompetensi pada setiap akhir semester untuk menguji pelajaran produktif yang telah kami pelajari. Tak segan- segan, para penilainya pun berasal dari hotelier hotel terkemuka.
Disemester empat saya menjalani masa On The Job Training selama 6 bulan di Hotel Shangri-La Jakarta bersama 4 teman saya. Ini adalah waktu saya untu menerapkan ilmu yang telah sekolah berikan dan menggali apa yang belum sekolah berikan untuk saya. Ini adalah hal yang sangat berkesan bagi seluruh siswa SMK karena ini adalah pengalaman baru bagi mereka.
Selesai menjalani On The Job Training banyak hal yang kami ketahui tentang “Dunia Hotel” sebagai remaja yang beranjak dewasa pastinya kita dapat memilih hal yang baik ataupun buruk kita. Disemester 5 saya mempelajari tentang Reception(Front Office), Menyediakan Jasa Pembersihan Kamar Tamu serta Laundry( Housekeeping). Untuk Uji Kompetensinya akan dilaksakan pada semester 6 sebagai Ujian Produktif. Ya Allah bantulah Kami untuk menjalankan ini sebaik- baik sebagaimana yang telah kami lakukan sebelumnya. Amiin
Yang telah saya paparkan sebelumnya  sekitar 70% yang kami pelajari tentang Perhotelan, namun  yang 30%nya bukannya belum kami pelajari namun belum kami dalami. Sama sepertinya pelajaran lainnya, ilmu ini belum cukup sampai disini. Kita dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi untuk memantapkan ilmu kita.
GO GO GO SMK BISA, SMK 57 JAYA!!!

Minggu, 08 Januari 2012

Letter to God

Jakarta, 5 Januari 2012
Tulisan ini aku persembahkan
untuk sahabatku tercinta
Dedi Zulkarnaen

Selamat Jalan Bang Dediku sayang, semoga abang mendapat tempat terindah di sisi Tuhan.
Semoga abang lebih tenang disana, dan semoga abang bisa mendapat kekasih yang lebih baik yang memang Tuhan ciptakan buat abang.
Bang, pasti abang ngerasain apa yang Maya rasain sekarang. Maya gak pernah rela buat kehilangan abang walaupun Maya hindarin abang selama ini.
Bang, maafin aku ya selama ini. Aku belum bisa balas kebaikan abang. Bang aku cinta sama abang, benar-benar cinta sama abang. Tapi kenapa Tuhan ambil abang sekarang?
Bang, abang liat aku sekarang kan? Liat aku nangis buat abang, sambil dengerin lagu yang buat aku nangis waktu dulu jauh dari abang. Bang aku tau perasaan abang kaya gimana sama aku dulu, mungkin masih sama sampai sekarang, tapi maaf aku gak sempat buat tanya itu.
Bang, aku rindu sama abang. Bang inget gak saat kita pertama kali ketemu. Waktu nonton pertandingan Indonesia di GBK, dibayarin abang, dan abang harus tahu itu saat pertama aku lihat Ferry Rotinsulu dari dekat. Terima Kasih bang buat kenangan itu.
Abang  inget juga saat aku maen ke Bekasi, Jum’at siang panas- panasan. Abang jemput aku sama temen abang,  itu saat- saat kita lagi deket banget bang, saat aku di ajak main sama temen abang dan keliling-keliling daerah rumah abang. Besoknya kita ikut Jakmania Tur ke Bogor; Persija vs Persikabo. Inget gak bang, saat kita maen ke Base Camp Jakmania Bekasi sebelum jalan, saat abang usahain cari pinjeman baju buat aku. Bang, aku kangen tempat itu. Diperjalanan kita dihadang sama suporternya Persikabo, inget gak paniknya muka aku kaya gimana? Abang disitu malah ketawa- ketawa lihat aku. Aku juga inget saat abang sama Bule naikin motor orang Bogor yang ditinggal kabur karena takut lihat tawuran suporter. Aku percaya bang, abang itu orang yang pemberani.
Bang, tau gak gimana perasaan aku saat itu. Senang banget bang, berada ditempat baru dan sama abang. Aku gak takut bang walaupun aku tahu posisi kita dalam bahaya, tapi kita sama-sama  dan aku yakin abang selalu utamain aku. Hari itu aku bahagia banget bang, itu tur pertama aku.
Terima kasih bang, aku cinta sama abang.
Bang, kamu tau gak? Kamu pernah jadi hal yang gak pernah lepas dari fikiran aku. Kamu inget sms- sms kita yang seharian penuh, kamu inget juga gak hampir setiap malam kamu telepon aku. Bang, aku pernah jatuh cinta sama abang.
Bang, kamu inget juga gak saat kedua aku main ke Bekasi? Yang aku maksa banget minta dijemput. Aku tahu bukan kamu gak mau, tapi memang gak ada motor, tapi aku yakin abang gak akan tega biarin aku tunggu lama. Kamu inget juga saat aku nginep dirumah abang, dan posisinya itu tinggal kita berdua. Abang pasti tau, ketakutan aku kaya gimana. Tapi abang hebat, abang menepis semua kekhawatiran aku. Aku tidur dikamar dan kunciin pintu kamar aku, sedangkan abang tidur didepan bareng teman- teman abang. Thank you Ded, you save my life.
Kamu inget juga gak? Saat suasana kota Bekasi yang panasnya luar biasa. Abang Cuma ketawa-ketawa aja liat aku yang udah mandi keringat. Sampai aku ngersa gak tahan dan aku memaksa pulang dan abang dengan berat hati anterin aku pulang.
Bang, itu saat terakhir aku maen kerumah abang. Tapi besok aku main kerumah abang kok, tapi  abang janji ya ada dirumah, sambut aku, aku bisa  ngerasain kok bang. Walaupun kita sudah berbeda dunia, tapi ada 2 hal yang bisa mengantarkan kita pada tempat yang sama yaitu Mimpi dan Kenangan. Bang aku kangen sama abang, aku mau ketemu abang, aku mau pegang tangan abang kaya dulu saat kita nonton Persija; saat abang gak mau kehilangan aku ditengah keramaian.
Bang inget juga gak saat kita nonton Persija di Lebak Bulus, saat abang bangunin aku dari lamunanku yang semangat melihat atraksi The Jak- The Jak lainnya. Abang tau aja, hari itu aku datang sendiri dan yang aku harapin adalah abang. Terima kasih bang untuk tiket gratisnya, tapi sayang pintu tribun sudah ditutup semua dan  kita nonton di layar lebar. Aku tetap senang kok bang.
Aku lupa saat terakhir aku ketemu abang. Tapi setiap pertemuan kita itu bermakna dan berharga bang. Maafin aku ya bang, selama ini aku aku ngejauhin abang. Maafin aku sombong sama abang, tapi aku ngelakuin ini semua karena aku takut, aku takut jatuh, aku takut jatuh cinta terlalu dalam kepada abang. Usia kita terpaut jauh bang, kalau tidak salah 8 tahun bang. Maafin aku bang, tapi aku yakin aku bukan orang yang sebanding buat abang, abang harus dengan orang yang lebih dewasa aku dari aku. Tapi aku sekali lagi yakin, abang mengerti ketakukan aku,  abang mengalihkan  perasaan kita menjadi sepasang adik dan kakak yang saling mencinta.
Bang, tulisan ini belum cukup menggambarkan semua hal yang pernah kita lakuin dan bagaimana perasaan aku sekarang. Bang, selamat jalan ya. Aku selalu rindu sama abang.  Nanti ketika disuatu saat aku merasakan rindu setengah mati sama abang. Tolong datang buat aku bang, aku tau abang bisa meredakan suasana hati aku.  Bang, semangat oranye abang masih membara kok bang. Aku mau lanjutin kecintaan abang walaupun gak bisa sesempurna abang terhadap Persija dan The Jakmania. Bang, aku yakin Persija akan selalu ada dan gak akan pernah mati, karena dengan Persija, The Jak ada dan suka duka ini tercipta. Aku yakin Persija pasti juara.
Bang, satu hal yang yang aku yakin;  suatu saat kita akan bertemu lagi bang. Entah itu kapan, dan itu rahasia Tuhan. Tapi aku berjanji sama abang, aku mau melakukan yang terbaik selama aku masih diberi kesempatan oleh Tuhan , dan aku mau kejar cita-cita aku. Semua itu demi aku, abangku, keluargaku, dan orang orang disekitarku.  Aku tahu abang pasti senang dengar semangatku yang satu ini.
Selamat Jalan abangku tercinta, semoga tidak ada lagi sakit yang  yang kamu rasakan,  semoga disana kamu mendapatkan tempat yang lebih indah. Aku janji aku akan selalu berdoa buat abang.




I LOVE YOU, DED.
1 Januari 2012
R.I.P
 Dari Maya Novita Sari

Selasa, 29 November 2011

1+1=2

 Matematika, oh Matematika...

Sebenarnya apa yang salah darimu tapi mengapa banyak orang menjauhi bahkan untuk memikirkanmu saja banyak orang yang enggan. Jujur saja, aku salah satu orang dari tipe yang aku tuliskan diatas. Matematika bukanlah pelajaran yang aku takutkan sebenernya tapi karena sugesti yang kita buat itulah yang membuat kita seperti ini.
Memang diawal pengenalannya, matematika sangat bersahabat baik dengan kita, jika kita sudah mengetahui cara untuk memcahkan soalnya diberi soal sebanyak apapun tak akan jadi masalah. Namun, seiring dengan menaiknya tingkatan kita, maka pelajaran yang ditawarkan sangat beragam dan rumit. Kalau kita berfikir, materi matematika yang kita pelajari mungkin hanya 50% yang dipakai dalam kehidupan nyata kita,. Tapi aku  mengerti, dengan soal semacam itu akan membuat kita lebih terampil dan mengasah otak. Jadi, wajar banyak orang yang bilang jika Matematika kita bagus maka logika kita juga bagus. Satu hal lagi yang membuat matematika itu semakin menjadi ' The Amazing Lesson', yaitu ilmu pasti. Matematika itu jawabannya pasti, dan cara pengerjaan tidak akan berubah. Jadi matematika itu mempermainkan logika dan pelajaran ini terus berlaku selama kita hidup.

Tapi sesulit apapun soalnya, pasti ada jawabnya. Tergantung cara kita dan kesungguhan kita dalam mengerjakannya, seperti kutipan temanku " kalau sudah mengerti cara menyelesaikannya, matematika itu bisa buat kecanduan". Nilai Matematika kompeten itu sudah cukup bagiku, namun tidak untuk pelajaran lain.
Aku berjanji pada diriku sendiri untuk lebih sungguh-sungguh belajar Matematika dan berharap bisa merasakan menjadi pencandunya.

Selasa, 22 November 2011

Bahasa Indonesia di-era Globalisasi dan Pengaruh Jiwa Muda

Sejak ditetapkan pada tanggal 28 Oktober 1928 atau yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda, sejak saat itu Bahasa Indonesia aktif dipergunakan sebagai bahasa utama dan alat pemersatu bangsa. Menurut sejarah, Bahasa Indonesia merupakan rumpun bahasa Melayu cabang tanah Riau, namun seiring berjalannya waktu Bahasa Indonesia mengalami banyak perubahan karena terpengaruh bahasa daerah lainnya maupun bahasa asing dan menyerapkan kata- kata tersebut agar lebih Indonesia dan lebih dimengerti masyarakat.

Sejak saya lahir, saya diajarkan untuk berbahasa Indonesia meskipun di rumah, orang tua saya sering menggunakan bahasa Jawa untuk bercakap-cakap setiap hari. Keberuntungan itu pun saya dapat karena saya tinggal di Jakarta, karena hampir penduduk Jakarta adalah Urban, sehingga mereka pasti menggunakan Bahasa Indonesia untuk dimengerti dibanding bahasa daerah asal mereka.


Bahasa Indonesia sudah sangat melekat pada diri masyarakat Indonesia, walaupun terkadang kita sering berbahasa yang tidak baik secara tata bahasa dan, namun menurut saya; ketika kita memilih untuk memakai bahasa yang tidak formal tak ada salahnya ketika kita berbicara dengan orang sebaya atau acara yang tidak formal, jika sebaliknya maka itu merupakan suatu kesalahan.
Ada pula orang yang sering  menggunakan bahasa Indonesia yang dicampur dengan bahasa asing lain, menurut saya ini adalah hal yang wajar karena dijaman globalisasi ini berbabagai macam bahasa singgah dikehidupan kita dan ada beberapa kata yang memang bahasa aslinya bahasa asing tidak enak jika di-Indonesiakan, namun yang paling penting ialah tahu waktu kapan kita kita harus berbicara Bahasa Indonsia yang baik dan benar serta kapan kita dapat menggunakan Bahasa Indonesia versi kita.


Salah satu sastra Bahasa Indonesia yang saya sukai ialah puisi. Puisi mempunyai banyak makna yang disampaikan secara tidak langsung, serta kata- kata puitis yang membuat kita menerka pesan yang dikandungnya.




Sajak sang Penyair
Oleh Maya Novita Sari



Ku dengar sajak-sajak manja
Khas Rama dan pujaannya
Bertutur, bergumam mesra
Oh, aduhai aku dibuatnya


          Ku dengar lagi sajak-sajak haru
          Kisah Ibu, Pahlawan dan matiku
          Tentang telur dalam eraman,
          diinjak kawan disangka lawan
          atau menunggu hari,
          Biar nanti pecah sendiri


Oh, inginku dengar lagi
Sajak-sajak indah pujangga lain
Atau sajak indah Penyair lilin



Selasa, 15 November 2011

my dear, English

         Since I know you, it's hard to understand, it's hard for me to say. But day by day I have been trying to remind you as my important part of my whole life. Yes, you are made me falling in love with you. 

        My dear, English. I've been learning this since my elementary school grade 3. Years ago, it's quite hard for me to understand, it became one of my diffucult lessons at that time. By trivial reason; my residence stranges with English.

        When I was Junior High School, I found new feeling, new world about English. The enviroment is demanded me to communicate well in English, because we were studying at favourite school. My friends were very helpful, and sometimes they were laughing with my bad pronounciation, then they said the right pronounciation. It became valuable lesson for me. Then I try day by day, learn from my mistake by reading, listening and repeating the songs, speaking with others and write my status on Friendster or Facebook in English. At the last time of  JHS's graduation, I felt my English increase quite well, and I believed that my ability would help me to go Tourism School, to travel the world and communicate with others :)

          Now, I'm going to SMKN 57 Jakarta, majoring at Hotel Accomodation. SMKN 57 is one of favorite SMK in Jakarta, make me proud of it. I'm learning about Hospitality Industry, that is how to serve guest with proper manner. As we know almost hotel guests are foreign, I should speak English well.I got my On The Job Training at Shangri-La Hotel Jakarta. It's one of famous hotel in Jakarta because its defence. Shangri-La's guests are coming from many countries and when I served them, I used to speak English.

          Fortunately, when I grade 10, I got a chance to join Microschoolarship at Learning Partnership; a non profit organization which funding from US Embassy, it helps SMK students to build their English ability for their future. Now, English is a integral part of mine because I believed in this global era English is important, beside our skill, knowledge and attitude. It will help us get a SHINE JOB in the future.